Candi Prambanan : Persembahan cinta dari Raja Rakai Pikatan untuk Trimurti atau Pembuktian cinta Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang ?
Bangunan Heritage 3 Menit Baca

Candi Prambanan : Persembahan cinta dari Raja Rakai Pikatan untuk Trimurti atau Pembuktian cinta Bandung Bondowoso kepada Roro Jonggrang ?

Melestarikan Warisan Budaya Pakualaman

Purwo Argo Budaya

Ditulis oleh

Purwo Argo Budaya

14 March 2025
3 menit baca
424 views

Lokasi

Candi Prambanan

Lihat di Peta

Setelah puas menikmati suasana Pura Pakualaman kita bisa lanjut menjelajahi bangunan heritage yang lain. Candi prambanan dapat dipilih menjadi destinasi wisata selanjutnya, perjalanan dari Istana Pakualaman Yogyakarta menuju Candi Prambanan sangat mudah dan menyenangkan. Anda dapat menikmati pemandangan kota dan pedesaan Yogyakarta sambil melangkah menuju situs bersejarah yang penuh dengan cerita dan keindahan arsitektur. Candi Prambanan, dengan sejarah panjangnya dan keindahannya, tetap menjadi salah satu simbol penting kebudayaan Hindu di Indonesia. Jangan lupa untuk menikmati keindahan dan legenda yang menyertainya saat Anda mengunjungi candi ini.

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu yang terletak di daerah Prambanan, Yogyakarta. Candi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh Raja Rakai Pikatan dari Dinasti Mataram Kuno, dan merupakan salah satu warisan budaya terbesar yang dimiliki Indonesia. Candi Prambanan dibangun untuk menghormati Trimurti, yaitu tiga dewa utama dalam agama Hindu: Brahma (dewa pencipta), Vishnu (dewa pemelihara), dan Shiva (dewa perusak dan pemusnah).

Kompleks candi ini terdiri dari lebih dari 240 candi kecil yang tersebar di area yang luas, namun yang paling terkenal adalah tiga candi utama yang berdiri megah, yaitu Candi Shiva, Candi Vishnu, dan Candi Brahma. Candi utama ini masing-masing didedikasikan untuk dewa-dewa utama dalam agama Hindu dan memiliki ukuran yang sangat besar dan menonjol.

Pada awalnya, Candi Prambanan adalah pusat keagamaan dan kebudayaan Hindu di Indonesia, namun setelah abad ke-10, candi ini mulai ditinggalkan, kemungkinan besar karena serangan dari kerajaan Muslim di Jawa. Candi ini juga mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi yang terjadi pada abad ke-16.

Namun, pada abad ke-19, Candi Prambanan mulai mendapat perhatian kembali. Pemerintah kolonial Belanda melakukan restorasi untuk memperbaiki candi ini dan mengembalikannya ke bentuk semula. Pada tahun 1991, Candi Prambanan diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, yang semakin menambah pesona dan nilai historisnya.

Legenda Roro Jonggrang

Selain sejarahnya yang mengagumkan, Candi Prambanan juga terkenal dengan legenda rakyat yang melingkupinya, yakni kisah cinta antara Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso. Dalam legenda ini, Bandung Bondowoso, seorang pangeran, jatuh cinta pada Roro Jonggrang, putri dari kerajaan setempat. Namun, karena merasa terpaksa, Roro Jonggrang menuntut syarat yang sangat sulit agar Bandung Bondowoso bisa menikahinya, yaitu membangun seratus candi dalam semalam.

Bandung Bondowoso berhasil membangun hampir seratus candi, namun Roro Jonggrang yang takut akan menikah dengannya mencoba menghalangi dengan cara membangunkan ayam berkokok sebelum fajar, sehingga pekerjaan Bandung Bondowoso gagal. Sebagai balas dendam, Bandung Bondowoso mengubah Roro Jonggrang menjadi batu, yang konon menjadi patung di dalam Candi Prambanan. Itulah asal mula nama "Roro Jonggrang" yang sering dikaitkan dengan kompleks candi ini.

Galeri Foto